Tips Memelihara Kucing yang Direkomendasikan Dokter Hewan

Tips memelihara kucing

Selain menambah bahan bacaan, ada banyak cara efektif memperkaya pengetahuan tentang kucing, salah satunya dengan meminta rekomendasi dari dokter hewan. Tips memelihara kucing ala dokter hewan jauh lebih lengkap dan tepat sasaran karena disampaikan langsung oleh pakarnya.

Dokter hewan juga bisa memberikan kiat dan pengetahuan baru yang kemungkinan besar tidak tertulis pada buku-buku atau majalah.

 

Tips memelihara kucing berdasarkan saran Dokter Hewan

Bagi beberapa daerah, dokter hewan bisa jadi dokter yang langka karena jumlahnya bisa dihitung menggunakan jari. Bila kebetulan di daerah kamu tidak ada dokter hewan, yuk simak tips pelihara kucing ala dokter di bawah ini:

  1. Jaga kucing tetap terhidrasi

    Kucing tidak hanya membutuhakn makanan tapi juga minum untuk menjaga tubuh tetap terhidrasi. Penting bagi kamu untuk selalu menyediakan minuman di samping mangkuk makanan kucing sehingga mereka bisa minum ketika merasa kehausan. Selain memastikan takaran air tetap melimpah, pastikan pula kondisinya bersih.

    Air minum kucing yang telah tercampur dengan kotoran harus segera dibuang dan diganti dengan yang baru.

    Perlu juga kamu ketahui, jika takaran minum kucing yang tengah menyusui dan kucing tua jauh lebih tinggi. Oleh karenanya, sediakan cukup cairan bagi kucing.

  2. Seimbangkan pemberian makanan kering

    Tahukah kamu, kalau makanan kering untuk kucing hanya mengandung 50% air? Sementara itu, kucing membutuhakn cairan untuk mencerna makanan mereka.

    Nah, agar kucing tetap sehat nan menggemaskan sepanjang hari, selain makanan kering, berikan juga makanan basah dengan kadar air tinggi.

    Makanan kering, terutama yang kaya akan karbohidrat (bukan grain free) dikhawatirkan dapat mempercepat kenaikan bobot si kucing. Berdasarkan penelitian, terlalu banyak konsumsi dry food non grain free juga dapat meningkatkan resiko obesitas dan penyakit diabetes pada kucing.

    Walau terkesan sangat mudah dan praktis, usahakan agar kucing tidak hanya mendapatkan jatah makanan kering setiap harinya.

  3. Sterilisasi

    Tips memelihara kucing menurut dokter hewan selanjutnya adalah dengan melakukan sterilisasi.

    Sterilisasi pada kucing menawarkan banyak sekali manfaat, salah satunya mencegah resiko piometra. Dengan melakukan sterilisasi kucing secara tidak langsung, kamu juga membantu mengurangi populasi kucuing di Indonesia.

    Konsultasikan pada dokter hewan kamu kapan waktu terbaik untuk melakukan sterilisasi pada kucing. Pada hakikatnya, dokter hewan akan menjadwalkan program ini ketika kucing memasuki usia 2-6 bulan.

  4. Manfaatkan garukan kucing untuk melatih kucing

    Punya sofa kulit di rumah? Ketika memelihara kucing, kamu mungkin khawatir sofa kulit menjadi rusak akibat cakaran mereka.

    Solusi mengatasi hal tersebut sebenarnya sangat mudah, yakni dengan menyediakan garukan kucing khusus yang biasa disebut dengan cat-scratcher atau scratching post. Garukan kucing ini bisa menjadi media kucing guna menyalurkan hobi mencakar mereka.

    Pada awalnya mungkin kucing tidak begitu tertarik dan ingin mencobanya, namun kamu bisa membujuk mereka dengan menambahkan snack di sekitar tiang gores. Biarkan anabul kamu terbiasa dulu dengan tiang gores tersebut hingga akhirnya memilih tiang gores alih-alih sofa kulit.

  5. Sisir buku kucing dan biasakan menyikat gigi kucing

    Masih membutuhkan tips memelihara kucing?

    Langkah selanjutnya adalah membiasakan kucing sikat gigi sekaligus memberikan treatment khusus, yakni menyisir bulu kucing.

    Menyisir bulu kucing membantu menyingkirkan bulu-bulu menggumpal dari tubuh mereka. Langkah tersebut sangat efektif untuk mencegah muntah bulu. Sisir bulu kucing setiap hari menggunakan sikat khusus.

    Tidak banyak orang yang mengetahui jika kucing pun bisa sakit gigi. Sebagai pemula, berikan perawatan terbaik bagi kucing dengan menyikat gigi mereka. Gunakan pasta gigi khusus dan sikat gigi bulu lembut. Sebisa mungkin hindari pemakain pasta gigi manusia untuk menyikat gigi kucing karena kandungan fluorida-nya sangat tinggi.

  6. Berikan obat cacing

    Tips ini terkadang dilupakan banyak orang padahal manfaatnya sangatlah penting. Kucing kamu mungkin berbeda dari kucing liar yang tinggal dan hidup di luar rumah. Walaupun begitu, kucing tidak kebal dari penyakit atau cacingan.

    Berikan obat cacing sesuai resep dan rekomendasi dari dokter hewan. Pemberian obat cacing akan menjaga kucing dari cacingan yang bisa membahayakan kesehatannya. Cacingan pada kucing turut mempengaruhi bobot tubuh mereka.

    Kamu juga bisa memberikan ESSENCE OIL Kekucingan Minyak VCO Pure yang bisa mengurangi diare dan cacingan pada kucing.

  7. Latih kucing membiasakan diri dengan Litter Box

    Sejinak dan sebaik apa pun kucing, mereka tetaplah hewan. Jika kamu tidak mengajari dan membiasakannya, kucing akan terus buat kotoran sembarangan, entah itu di kasur atau tanaman. Satu-satunya cara mencegah kondisi tersebut terjadi adalah membiasakan kucing untuk membuang kotoran pada Litter Box.

    Supaya kucing merasa nyaman, tempatkanlah Litter Box pada tempat yang tepat. Hindari menempatkan Litter Box di dekat ruang makan, ruang tamu, atau ruang keluarga. Ketiga tempat tersebut tidak hanya menggangu aktivitas kamu, tapi juga bakal mengurangi kenyamanan kucing saat buang air.

    Tips tambahan, kalau kamu secara kebetulan punya lebih dari satu kucing, siapkan juga Litter Box sesuai jumlah kucing kamu. Pastikan setiap kucing mendapatkan satu Litter Box dan berikan nama jika warna dan bentuknya sama.

  8. Hindarkan kucing dari tempat terlarang

    Kucing adalah hewan pemalas, tapi mereka juga suka ‘berkelana’ dan mencoba berbagai hal yang baru. Nah, ini penting bagi kamu untuk tidak bersikap lunak ketika kucing mendekat tempat-tempat ‘teralarang’, misalnya meja makan, terlebih jika banyak makanan yang sedang tersaji di atas meja.

    Lantas, bagaimana cara menjauhkan kucing dengan mudah dan praktis?

    Kamu bisa memercikkan air pada kucing. Karena kucing tidak begitu suka dengan air, sehingga akan langsung menghindar ketika terkena semprotan air. Lakukan hal ini hingga menjadi kebiasaan.

    Kamu juga bisa menggunakan CAT OFF Cat Repellent untuk melatih anabul kesayangan untuk menghindari tempat-tempat tertentu di rumah.

  9. Membersihkan kucing sekali dalam 2 minggu

    Tips memelihara kucing selanjutnya, adalah menjaga kebersihan tubuh kucing dengan memandikannya tiap 2 minggu sekali.

    Alih-alih memandikannya hanya dengan air biasa, kamu bisa menggunakan shampo khusus kucing. Membersihkan kucing akan membantu menjaga kesehatan kulit dan badan mereka.

    Sudah menjadi rahasia umum bila kucing sangat rentan terhadap kutu dan jamur. Guna mencegah Anabul kamu mengalami masalah kulit seperti itu, mandikan dengan prosedur yang tepat.

Cek kebutuhan perawatan shampoo kucing

-5%
Rp 89.900
-8%
Rp 44.900
 

  1. Cek kesehatan kulit dan bobot kucing

    Apakah tips memelihara kucing di atas masih belum cukup?

    Pada bagian terakhir ini, Kekucingan menganjurkan kamu untuk mengecek kesehatan kulit sekaligus bobot badan dan kucing. Pengecekan kesehatan kulit kucing bisa kamu lakukan pada saat menyisir bulu mereka. Coba perhatikan dengan seksama, apakah ada kutu atau jamur yang terlihat?

    Sementara, pengecekan bobot badan kucing sangat baik untuk memonitoring pertumbuhan kucing. Kucing yang dipelihara dari kecil akan terus bertambah bobotnya. Pastikan bobot kucing peliharan kamu tidak mengalami obesitas atau malah kurang berat badan.

 

Perhatikan hal ini ketika memelihara kucing

Tips memelihara kucing memberikan banyak kontribusi bagi para pemula agar dapat memberikan perawatan terbaik bagi kucing peliharaannya.

Ironisnya, masih banyak orang yang keliru dan melakukan beberapa kesalahan berikut ini:

  1. Menyepelekan muntah kronis

    Pertama adalah menyepelekan ketika kucing mengalami muntah kronis. Muntah kucing sebenarnya baik untuk kucing karena dapat mengeluarkan bola bulu dari tubuh mereka, asalkan tidak terjadi secara berlebihan. Jika menurut pengamatan kamu, kucing terlalu sering muntah, bersikaplah waspada.

    Muntah kronis tidak selamanya disebabkan oleh bola bulu. Tidak mustahil kucing kamu muntah dikarenakan sedang sakit.

    Segera periksakan kucing ke dokter untuk mengetahui penyebab utama kucing muntah kronis.

    Tahukah kamu?

    Kalau Rumput Kucing juga bisa bikin kucing kamu muntah, but in good way untuk mengeluarkan bola-bola bulu yang nyangkut di perut mereka.

    Beli Sekarang
  2. Melewatkan pemberian vaksin

    Pada tips memeliharan kucing sebelumnya, @TokoKekucingan menyarankan kamu untuk memberikan obat cacing pada kucing. Selain memberi obat cacing, ada banyak vaksin atau obat lain yang juga bagus untuk kucing.

    Permasalahannya, masih banyak saja orang yang melewatkan pemberian vaksin dan baru menyadari saat kucing sudah sakit atau ketika tingkah lakuknya berubah.

    Sejak awal saat ingin mengadopsi kucing di rumah, pastikan kamu telah membuat jadwal vaksinasi kucing. Tanyakan langsung pada dokter kapan waktu yang tepat untuk vaksinasi dan cobalah untuk taat dengan jadwal tersebut.

  3. Mengurangi jatah pasir pada Litter Box kucing

    Tips memelihara kucing tidak jauh dari pemberian makan sekaligus fasilitas layak seperti Litter Box. Namun, karena pengeluaran yang terlalu besar, mungkin banyak orang yang memangkas jatah pasir otomatis sehingga takarannya lebih sedikit di Litter Box. Kondisi ini akan membuat kucing merasa kesulitan atau bahkan kebingungan ketika hendak buang kotoran.

    Akibat jangka panjangnya, kucing mungkin bisa kembali lagi pada kebiasannya yang lama, yaitu buang kotoran sembarangan.

    Kamu tentu tidak ingin kucing yang sudah pintar menjadi bar-bar seperti sebelumnya, bukan?

  4. Memberikan makan kucing secara berlebihan

    Saking sayangnya dengan kucing peliharaan, kamu mungkin memberikan mereka jatah makan yang sangat banyak setiap harinya.

    Selain memberikan makanan utama, kamu juga mungkin menyediakan berbagai jenis snack khusus kucing. Bila terus dilakukan tanpa henti akibatnya kucing bisa mengalami obesitas.

    Sama seperti manusia, obesitas pada kucing juga bisa membahayakan kesehatan. Karena bobot badannya yang terlalu besar kucing menjadi lebih malas untuk bergerak dan beraktivitas.

 

Memelihara kucing harus dengan berbagai pertimbangan, bukan hanya menyiapkan budget yang banyak saja. Pastikan juga kamu sudah menyimak seluruh tips-tips di atas untuk kemudian mengaplikasikannya dalam kehidupan sehari-hari.

Manfaatkan tips memelihara kucing tersebut untuk memastikan kucing peliharaan kamu hidup sehat dan nyaman sepanjang saat.

Kucing riang, Owner pun girang.